Sahabat Aqiqah
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus, ut hendrerit mi pulvinar vel. Fusce id nibh

Mobile Marketing

Pay Per Click (PPC) Management

Conversion Rate Optimization

Email Marketing

Online Presence Analysis

Fell Free To contact Us
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus

1-677-124-44227

[email protected] business.com

184 Main Collins Street West Victoria 8007

Instagram
Facebook
Tiktok
Youtube
Tokopedia

085109964000 - Tangerang

087880242609 - Jakarta

082111010600 - Bekasi

085105434242 - Depok & Bogor

Top

8 Tips Buat Kamu yang Sedang Mengalami Mastitis

Article Week 40 2

8 Tips Buat Kamu yang Sedang Mengalami Mastitis

Pasca melahirkan ada beberapa penyaklit infeksi yang menjadi ketakutan bagi para wanita di luar sana, mengapa dikatakan menjadi ketakutan ? dikarenakan penyakiti infeksi ini tidak hanya membahayakan bagi ibu tapi juga bisa berbahaya bagi sang bayi.

Misalnya penyakit yang dikenal dengan nama mastitis atau penyakit infeksi pada payudara yang biasa menyerang para ibu-ibu pasca melahirkan. Mastitis adalah peradangan jaringan payudara yang beberapa melibatkan infeksi. 

Penyebab dari penyakit ini  adalah terjadi karena air susu ibu (ASI) yang tersumbat di dalam payudara, yang menyebabkan asi untuk kembali dan menyebabkan infeksi payudara, atau bisa juga adanya bakteri yang masuk ke dalam payudara.

Akan tetapi kamu para ibu menyusui tidak perlu khawatir karena kami akan bagikan 8 cara yang in syaa Allah akan membantu meredakan penyakit infeksi pasca melahirkan : 

  1. Gunakan daun kubis

Masukan daun kubis ke dalam lemari es, lalu kompreskan ke payudara yang mengalami penyakit, dan diamkan selama 20 menit lalu buang daun kubis tersebut.

Lakukan hal 3 kali sehari selama 20 menit.  info ini berdasarkan laman Canadian Breastfeeding Foundation yang menginformasikan tentang kegunaan dari daun kubis bagi ibu menyusui.

  1. Konsumsi bawang putih

Manfaatnya bawang putih terletak pada sifat antimikroba alami bawang putih.bawang putih mentah akan bertindak sebagai antibiotik spektrum luas dan merangsang sistem kekebalan tubuh

  1. Gunakan minyak esensial

Caranya dengan mengoleskan minyak pohon teh bercampur minyak zaitun ke payudara usai menyusui dan diamkan beberapa jam.

Kenapa minyak pohon teh karena minyak pohon teh mengandung senyawa yang disebut terpinen-4-ol, yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antiinflamasi.

Namun pastikan, bersihkan sebelum kembali menyusui.

  1. Konsumsi vitamin C

Menurut penelitian dari Kyoto University menunjukkan bahwa vitamin C membantu mengobati infeksi mastitis.

Vitamin ini membantu penyembuhan luka dan membantu mengisi antioksidan di dalam tubuh.

Cobalah mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, kiwi, brokoli, kentang, tomat, atau kembang kol.

  1. Minum banyak air

Lebih banyak ASI berarti lebih banyak sesi menyusui dan lebih banyak kesempatan untuk membersihkan penyumbatan dan ketidaknyamanan.

Minum banyak air akan membantu menjaga suplai ASI.

Para ahli merekomendasikan minum 13 cangkir cairan setiap hari saat menyusui.

  1. Pijat payudara

Melakukan pijatan ringan di area yang terkena mastitis dan berikan sedikit kuat saat memijitnya. Untum mengurangi rasa sakit saat dipijit bisa dilakukan saat mandi atau berendam. Pijat secara perlahan di area yang kenyal da keras.

  1. Sering menyusui

Meski kondisi sedang sakit ibu menyusui dilarang untuk berhenti menyusui bayinya, tetap menyusui setiap 2 jam, mulai lah menyusui dari payudara yang terkena mastitis

Saat isapan pertama bayi biasanya mengisap lebih keras yang membantu mengeluarkan sumbatan dan membersikan infeksi di payudara.

  1. Ubah posisi menyusui

Coba beberapa posisi di saat menyusui diharapkan dapat meredakan mastitis hal ini dilansir dari La Leche League International.

 

Sumber : 8 Cara Rumahan atasi Penyakit Infeksi Pasca Lahiran 

Share

Romadhon Hapsa Nurrohman adalah pembelajar Digital Marketing di bidang SEO, Facebook dan Google Ads. Senang menulis, menganalisa, dan berdiskusi bersama rekan-rekan sejawat. Jangan sungkan untuk hubungi dia di [email protected]

Tanya-Tanya Dulu