Sahabat Aqiqah
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus, ut hendrerit mi pulvinar vel. Fusce id nibh

Mobile Marketing

Pay Per Click (PPC) Management

Conversion Rate Optimization

Email Marketing

Online Presence Analysis

Fell Free To contact Us
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus

1-677-124-44227

[email protected] business.com

184 Main Collins Street West Victoria 8007

Instagram
Facebook
Tiktok
Youtube
Tokopedia

085109964000 - Tangerang

087880242609 - Jakarta

082111010600 - Bekasi

085105434242 - Depok & Bogor

Top

Imunisasi pada Ibu Hamil

Article Week 27 1

Imunisasi pada Ibu Hamil

Halo Bunda, ternyata imuninasi itu tidak hanya bermanfaat bagi bunda tapi juga bermanfaat bagi buat hati bunda. Kenapa ? karena dengan menerima vaksin ketika hamil, vaksin akan bekerja membuat antibodi yang melindungi bunda dan juga akan menurun pada so kecil yang melindungi bunda dan sikecil dari berbagai macam penyakit. 

Pada bulan-bulan pertama si buah hati dimuka vaksi ini pada dasarnya akan memberikan perlindungan untuk si kecil. Si buah hati akan menerima vaksin setelah imunitas yang terbangun sudah menurun dengan rekomendasi dari Dokter.

Tidak Perlu Khawatir terhadap Efek Samping dari Imunisasi saat Hamil

Biasanya saat kita melakukan imunisasi saat hamil biasa muncul efek samping dari imunisasi yang kita lakukan. Efek samping yang muncul itu menandakan tubuh bereaksi dengan masuk nya patogen lemah dan mati ke dalam tubuh yang berasal dari vaksin. Atau biasa disebut dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Bunda tidak perlu khawatir itu menandakan vaksin yang sedang bekerja.

Biasa nya KIPI akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari, tapi apabila efek yang ditimbulkan tidak kunjung hilang atau efek nya terlalu berat dan tidak wajar, ada baiknya bunda segera untuk konsultasi dengan dokter, hal ini dilakukan untuk menjaga keamaan bunda dan si buah hati.

Jenis-Jenis Imunisasi Ibu Hamil

  1. Vaksin Influenza – 

Influenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. Beberapa gejalanya adalah demam, batuk, pilek, lemah lesu, dan lainnya.

  1. Tetanus/Difteri/Pertusis – 

Tetanus adalah penyakit yang menyerang saraf otot, sehingga sebabkan kejang-kejang pada penderitanya. Difteri merupakan penyakit yang menyerang selaput lendir dan tidak selalu menunjukkan gejala, namun bisa berbahaya. Pertusis atau batuk rejan merupakan peradangan di saluran nafas yang dapat sebabkan komplikasi berbahaya atau, bahkan, kematian.

  1. Imunisasi Hepatitis B

Virus ini menyerang organ hati dan dapat menyebar lewat kontak darah dari orang-orang yang sudah terinfeksi virus ini. Komplikasi yang muncul adalah kematian, sehingga jenis imunisasi ibu hamil ini wajib dilakukan.

  1. Vaksin Hepatitis A

Mirip dengan hepatitis B, virus ini juga menyerang organ hati. Namun, penularannya terjadi lewat makanan yang mengandung hepatitis A. Jenis penyakit ini terbilang tidak lebih parah dari hepatitis B karena dapat sembuh sendiri. Namun, jangan jadikan ini sebagai alasan untuk tidak memperoleh vaksin hepatitis A.

  1. Vaksin Meningitis

Meningitis merupakan peradangan yang terjadi di saraf tulang belakang dan otak dan saraf tulang belakang dan dapat mengancam kehidupan.

  1. Vaksin Pneumokokus

Penyakit ini kerap menyerang balita dan mampu memicu kematian. Jangan lupakan jenis imunisasi ibu hamil ini, ya, Bun!

Sekarang bunda sudah tahu kan informasi seputar imunisasi dan jenis-jenis dari imunisasinya untuk ibu-ibu hamil. Pada inti nya bunda jangan takut untuk melakukan vaksinasi. Vaksin sejatinya berguna bagi bunda untuk melindungi Bunda, si Janin dan orang yang berada di sekitar bunda. 

Selamat mencoba sehat selalu, ya!

Sumber:

Imunisasi ibu saat sedang hamil

Share

Romadhon Hapsa Nurrohman adalah pembelajar Digital Marketing di bidang SEO, Facebook dan Google Ads. Senang menulis, menganalisa, dan berdiskusi bersama rekan-rekan sejawat. Jangan sungkan untuk hubungi dia di [email protected]

Tanya-Tanya Dulu